Baca Juga Berita Lainnya

Rokok Elektronik Bisa Jadi Alternatif Bagi Konsumen

RMOL. Masyarakat dan perusahaan rokok di Indonesia tidak perlu cemas dengan hadirnya rokok elektronik (e-cigarette). Kehadiran, rokok elektronik bisa menjadi alternatif pilihan bagi para perokok maupun perokok yang harus berhenti merokok karena menderita suatu penyakit.

"Orang-orang yang biasa merokok secara konvensional dapat beralih sementara waktu ke rokok elektronik," ujar Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Adang Bachtiar kepada wartawan di Jakarta.

Menurut Adang, rokok elektronik pada dasarnya memberikan rasa aman yang 'palsu'.

"Ketika orang sakit, maka dia akan berhenti merokok yang konvensional. Dia beralih ke rokok elektronik. Tetapi ketika dia sudah sembuh, perokok biasanya akan balik lagi ke rokok tembakau," lanjut Adang, seperti tertulis dalam keterangan pers yang diteruskan kepada redaksi.

Rokok elektronik sendiri sudah dijual lebih dari 1 juta dolar AS sejak beberapa tahun yang lalu.  Maraknya penjualan berasal dari opini konsumen yang merasa merokok dengan "baterai" lebih aman daripada merokok biasa.  Berbeda dengan rokok tembakau atau inhaler, rokok elektronik tidak termasuk dalam aturan Food and Drug Administration (FDA).

Karena itu sejumlah konsumen mendesak FDA untuk menambahkan rokok elektronik dalam daftar agar penggunaannya dapat diawasi.  Sampai saat ini, FDA belum menyatakan bahwa rokok elektronik lebih aman dari rokok biasa.

Penelitian yang dilakukan organisasi Kajian Alat Merokok di Inggris menemukan rokok elektronik mengalahkan penggunaan produk nikotin seperti plester dan permen karet sebagai alat banti berhenti merokok.

Rokok elektronik atau e-cigarette sebelumnya, menjadi sorotan jelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia.  Para dokter dan ahli kebijakan mendesak badan kesehatan PBB untuk menetapkan perangkat tersebut sebagai penyelamat hidup.

Kurang lebih 50 ahli menulis surat kepada Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Margaret Chan, bahwa dikarenakan rokok tembakau membunuh satu jiwa setiap enam detik, alternatif elektronik yang bebas tar dapat membantu mencegah kanker, penyakit jantung dan paru-paru serta stroke yang disebabkan oleh racun di dalam rokok biasa. [dem]

sumber : rmol






0 Response to "Rokok Elektronik Bisa Jadi Alternatif Bagi Konsumen"

Post a Comment

Berita Top One 1 Hanya Membutuhkan Komentar Yang Berkulitas Tidak Spam

Baca Juga Artikel Lainnya