Baca Juga Berita Lainnya

Progres 98' : Timses Jokowi Salurkan Politik Dendam Megawati

RMOL. Maraknya pemberitaan seputar isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dengan sasaran mendiskreditkan mantan danjen Kopassus, Prabowo Subianto, dipandang merupakan bentuk manifestasi politik yang penuh dendam dan kebencian.

Isu HAM yang digulirkan bahkan secara ekstrim telah dirancang secara terselubung sebagai propoganda kampanye hitam yang masif. Tentu saja ini menjadi pertanyaan publik, mengapa saat Prabowo berpasangan dengan Megawati sebagai Cawapres di Pilpres 2009, isu tersebut tidak dimunculkan?

Celakanya, kampanye hitam berlatar isu HAM telah dikemas sedemikian canggihnya, sehingga tidak hanya bertujuan untuk menjatuhkan kredibilitas Prabowo, namun telah mengarah pada upaya penghancuran eksistensi dan kehormatan TNI.

"Kenyataan itu membuat publik semakin resah dan menyimpulkan bahwa isu HAM yang membabi-buta disuarakan oleh timses Jokowi sarat dengan muatan politis dan bertujuan menimbulkan konflik antar sesama anak bangsa," ujar Ketua Umum Progres 98, Faizal Assegaf melalui pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (16/6).

Lebih memprihatinkan, menurut dia, Megawati sebagai aktor utama di balik seluruh kegiatan kampanye Jokowi, sangat terkesan menikmati serangan dan penghujatan terhadap pribadi Prabowo. Sehingga terlihat jelas, isu - isu HAM yang dimunculkan secara kasat mata cenderung mewakili politik dendam Megawati untuk menjatuhkan lawan politiknya dengan tidak sehat dan tidak bermartabat.

"Menurut kami, pendekatan politik dendam Megawati yang ditularkan kepada timses Jokowi dengan menempatkan isu HAM sebagai sentral isu kampanye di Pilpres 2014 adalah bentuk prilaku politik menyesatkan dan kaya dengan kreasi fitnah untuk membelenggu akal sehat serta nurani publik," kritiknya.

Pada prinsipnya, lanjut dia, Proges 98' setuju dan mendukung sepenuhnya penegakkan hukum untuk mengungkap kebenaran tentang adanya pelanggaran HAM di masa lalu. Namun, bila cara-cara yang digunakan telah mengarah pada tujuan politis dan dimanfaatkan sebagai saluran kebencian dan dendam pribadi, maka hal tersebut jelas harus dilawan oleh seluruh komponen bangsa.

"Jangan pernah memanfaatkan momentum Pilpres sebagai sarana politik fitnah dan adu-domba untuk tujuan membenturkan elemen bangsa melalui penistaan terhadap pribadi Prabowo," tegasnya.[wid]


sumber : rmol






0 Response to "Progres 98' : Timses Jokowi Salurkan Politik Dendam Megawati"

Post a Comment

Berita Top One 1 Hanya Membutuhkan Komentar Yang Berkulitas Tidak Spam

Baca Juga Artikel Lainnya